MEDAN-SekjenAsosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumut, Laksamana Adiyaksa, setuju denganungkapan Apindo Pusat yang menegaskan dengan kenaikan barang-barang produksi diIndonesia akan lebih mahal ketimbang barang-barang produksi luar negerilama-lama Indonesia akan menjadi importir. Apalagi Laksamana mengatakanbeberapa tahun belakangan Indonesiamenjadi sasaran empuk pasar global.
"Saya kira rekan-rekan buruh di industri sangat setuju bila gajinya tetapdan tidak naik 30 persen. Asalkan barang-barang yang ada sekarang turun harga.Tetapi maaf saja pendidikan masyarakat Indonesia masih banyak yang belummemadai akibatnya dengan mudah ditipu oleh regulasi-regulasi pemerintah,"ujarnya melalui selulernya, Minggu (5/2).
Ia juga memandang, rencana kenaikan TDL diprediksi akan melambungkan kebutuhanbarang masyarakat di bulan-bulan Februari atau Maret mendatang. PengusahaLaksanama terangkan tentu sudah membuat ancang-ancang mempersiapkan kenaikanTDL untuk mengantisipasi beban produksinya.
Penolakan atas kenaikan TDL sendiri terjadi, setelah sebelumnya KementerianEnergi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) beberapa waktu lalu berencana menaikkanTarif Dasar Listrik sebesar 10 persen pada 2012.(*)
"Saya kira rekan-rekan buruh di industri sangat setuju bila gajinya tetapdan tidak naik 30 persen. Asalkan barang-barang yang ada sekarang turun harga.Tetapi maaf saja pendidikan masyarakat Indonesia masih banyak yang belummemadai akibatnya dengan mudah ditipu oleh regulasi-regulasi pemerintah,"ujarnya melalui selulernya, Minggu (5/2).
Ia juga memandang, rencana kenaikan TDL diprediksi akan melambungkan kebutuhanbarang masyarakat di bulan-bulan Februari atau Maret mendatang. PengusahaLaksanama terangkan tentu sudah membuat ancang-ancang mempersiapkan kenaikanTDL untuk mengantisipasi beban produksinya.
Penolakan atas kenaikan TDL sendiri terjadi, setelah sebelumnya KementerianEnergi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) beberapa waktu lalu berencana menaikkanTarif Dasar Listrik sebesar 10 persen pada 2012.(*)

0 comments:
Post a Comment