MEDAN - Impor ikan dari negeri jiran Malaysia ke Sumatera Utara terus mengalami peningkatan. Serbuan ikan impor yang didominasi ikan makarel atau kembung, tanpa tulang dan sudah dibekukan ini, bahkan merangsek hingga hampir tiga kali lipat sepanjang September 2011.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut mencatat, setidaknya ada sekitar 652 ton ikan kembung beku siap konsumsi yang masuk ke Sumut dengan nilai transaksi 583 ribu dolar AS, atau meningkat hampir 300 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang sekitar 249 ton dengan nilai transaksi 170 ribu dolar AS.
Bahkan untuk kategori fresh mackerel atau ikan kembung segar mencapai 89 ton dengan nilai transaksi mencapai 84 ribu dolar AS, padahal pada bulan Agustus tidak ada pengiriman sama sekali.
Meski tidak bisa memastikan apakah jenisnya ikan kaleng atau bukan, namun Kepala Seksi Statistik Niaga dan Jasa BPS Sumut, Hafsyah Aprillia memaparkan memang ada peningkatan aktivitas impor untuk jenis ikan kembung sebulan terakhir.
“Sepanjang Januari hingga September saja jumlah ikan kembung yang diimpor mencapai sekitar 1.200 ton dengan nilai traksaksi sekitar 1,01 juta dolar AS. Angka ini bila dibandingkan pada periode yang sama tahun 2010 meningkat diatas 100 persen karena tahun lalu volume impor ikan ini hanya 512 ton saja dengan nilai transaksi 462 ribu dolar AS,” kata Hafsyah ketika ditemui www.tribun-medan.com di ruang kerjanya, Senin (28/9) di Jalan Kapten Muslim Medan.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut mencatat, setidaknya ada sekitar 652 ton ikan kembung beku siap konsumsi yang masuk ke Sumut dengan nilai transaksi 583 ribu dolar AS, atau meningkat hampir 300 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang sekitar 249 ton dengan nilai transaksi 170 ribu dolar AS.
Bahkan untuk kategori fresh mackerel atau ikan kembung segar mencapai 89 ton dengan nilai transaksi mencapai 84 ribu dolar AS, padahal pada bulan Agustus tidak ada pengiriman sama sekali.
Meski tidak bisa memastikan apakah jenisnya ikan kaleng atau bukan, namun Kepala Seksi Statistik Niaga dan Jasa BPS Sumut, Hafsyah Aprillia memaparkan memang ada peningkatan aktivitas impor untuk jenis ikan kembung sebulan terakhir.
“Sepanjang Januari hingga September saja jumlah ikan kembung yang diimpor mencapai sekitar 1.200 ton dengan nilai traksaksi sekitar 1,01 juta dolar AS. Angka ini bila dibandingkan pada periode yang sama tahun 2010 meningkat diatas 100 persen karena tahun lalu volume impor ikan ini hanya 512 ton saja dengan nilai transaksi 462 ribu dolar AS,” kata Hafsyah ketika ditemui www.tribun-medan.com di ruang kerjanya, Senin (28/9) di Jalan Kapten Muslim Medan.

0 comments:
Post a Comment